Posts

Showing posts from 2022

GOOSEBUMPS, SELAMAT DATANG DIRUMAH KEMATIAN

Bab.I  Pemindaian Mayat Hidup      Josh dan aku benci dengan rumah baruku. Astaga benar-benar, ini sangat besar dibandingkan rumah lamaku.  Dinding bata merah yang tinggi dengan atap hitam miring dan bingkai jendela yang rapi.       "ini sungguh gelap" pikirku sambil mengamati dari jalan. Seluruh bagian rumah ditutupi oleh kegelapan seolah-olah bersembunyi  di bayang-bayang keriput, Pohon-pohon tua yang membungkuk melewati atap-atapnya. Ini sudah pertengahan bulan Juli, tapi daun-daun cokelat yang berguguran masih menyelimuti halaman depan. Sepatu sniker kami menginjak keras dedaunan tersebut dengan susah payah melewati jalan masuk yang berkerikil.      Rumput-rumput liar yang tinggi muncul dimana-mana melalui daun-daun yang gugur. Rumput-rumput tebal ini menumbuhi sebuah kasur bunga-bunga mawar tua yang ada disamping teras depan. "Rumah ini benar-benar menyeramkan", gumamku tak senang. Josh pasti juga berpikir demikian, s...

Bus Hantu (part 2) Selendang Hitam Nenek

Image
Baca sebelumnya, Part I Gubuk Kuno Selendang Hitam Nenek Source: Liputan6.com Tiba-tiba anak itu...TERIAK MINTA TOLONG dari dalam bus!!!. Tolooooong..tolong..buka pintu busnyaa... Spontan aku dan ayahku menjatuhkan tas dan lari menuju bus membukakan pintu, "kok pintu bus nya ditutup sih" teriakku. Tangan nenek yang tua dan lusuh itu menggenggam erat kedua tangan kami. hingga tertahan dan jatuh ke bumi. "Nek !! Ngapain sih !!!" Bentak ayah yang tersungkur.  "Kalian yang ngapain"!! Balas nenek,, "Ya mau bukain pintu nek,, kan dia minta tolong"  Yakin?" Tanya nenek sambil menatap bola mata ayah dan aku. "....... Lah kenapa enggak yakin..?" balas ayah "Bukannya kalian baru saja keluar dari bus? Karena tidak mendapati anak itu.. ? jelas nenek. Ayah dan aku tersadar .. "oh benar juga,, kenapa anak itu ada di dalam bus?" Gumam kami,,  Aku dan ayah langsung bangkit menuruti langkah nenek,, menjauhi bus tanpa berpaling sama s...

Bus Hantu

Image
          Suatu pagi yang cerah, aku dan ayahku pergi liburan ke pantai naik bus untuk menghadiri acara akrab sekolah. Anak-anak yang lain pun juga mengikutinya, bahkan mereka sudah naik bus lebih pagi daripada aku. Untungnya aku dan ayahku tidur cepat semalam, so kami tidak terlambat. Segalanya sudah siap, bekal yang lezat dari mama, pakaian renang dan keperluan yang lain juga sudah didalam tas. Aku dan ayahku siap meluncur, kami pun pamit kepada Mama dan pergi keluar. Jam menunjukkan pukul 6.30 pagi, aku dan ayahku pergi menaiki bus yang sudah menunggu di luar. Aku senang sekali karena ini pengalaman pertamaku masuk ke sekolah baru, bertemu orang-orang baru, dengan acara yang luar biasa ini. Ayah menaruh tasku dan tasnya di bagasi yang tersedia. Ayahku duduk paling depan dan aku duduk di belakang. Aku melewati anak-anak lain yang belum kukenal. Hanya satu sahabatku yaitu Dewi.  Aku mencari sahabatku Dewi dan aku menemukannya duduk bersandar dibelakan...