Wisata Pondok Halimun Selabintana Sukabumi

 

Foto pemandangan wisata alam pondok halimun selabintana kota Sukabumi.Sumber: Sisi hidupku-Wordpress.com


    Jika kalian membaca artikel ini, berarti ada keinginan berlibur dari kejenuhan dalam bekerja. hanya saja pada tahun 2021 ini, Pemerintah Indonesia melarang warganya untuk mudik alias pulang kampung dikarenakan negara kita masih banyak kasus positif virus corona. Sehingga pemerintah tidak mau ambil resiko. Sebenarnya warga boleh saja pulang kampun dengan syarat, memiliki surat kematian apabila ada keluarganya yang meninggal. 

    Padahal mudik adalah sarana bertemu dengan keluarga sekaligus alternatif untuk berlibur. Saat ini, Indonesia dan dunia sudah mengalami masa Pandemi ini lebih dari dua tahun, waktu yang cukup lama bagi virus untuk tetap tinggal tanpa say good bye. Mudik adalah salah satu kewajiban Warga Negara Indonesia (WNI) yang merantau di berbagai daerah bahkan luar negeri. Puncak mudik di Indonesia terjadi saat sepuluh hari terakhir di bulan puasa. Artinya beberapa hari menuju lebaran atau hari raya 'idul fitri satu syawwal dalam bulan hijriah. Ini adalah musim mudik bagi warga yang menggunakan perjalana jalur darat, laut dan udara di negara Indonesia.

    Jadi untuk saat ini tetap bersabar ya..hehehe..Kalian masih bisa kok mengingat atau ber-nostalgia kampung halaman anda. Terlebih lagi zaman sekarang sudah teknologi banget, dari kalangan usia dewasa sampai anak-anak sudah pada mengenal gadget, smartphone dan sejenisnya, yang bisa kalian gunakan untuk komunikasi. Kalian bisa menelpon keluarga jika kangen, dari via telepon suara atau voice call sampai telepon video atau video call semua berjalan lancar asalkan punya kuota internet yaa...hehe.

    Berbeda dengan foto yang saya bagikan diatas, itu adalah foto pemandangan wisata alam Pondok Halimun Selabintana yang berada di kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat. Salah satu kabupaten yang pernah saya singgahi. Kebetulan saya pernah berjunjung kesana dan ingin mengatakan kepada warga Sukabumi yang tinggal menetap mauppun merantau diluar sana. Kalian harus bersyukur karena punya kampung halaman seindah itu. 

    Sukabumi termasuk kabupaten yang letaknya berada di kaki gunung Gede pangrango. Sehingga memiliki suhu yang sejuk dan berembun. Banyak sekali destinasi yang menggoda di Kabupaten ini, termasuk Pondok Halimun. Kita bisa melakukan banyak hal kegiatan Outdoor seperti berkemah, outbond, menelusuri kebun teh, mandi sungai air dingin, pemandangan air terjun, pokoknya seru deh. Oh iya, nama Halimun diambil dari bahasa sunda yang artinya kabut. Mungkin karena terletak dikaki gunung, sehingga pada saat suhu turun, diselimuti kabut.

    Untuk tiket masuknya juga ekonomis kok, sangat friendly alias bersahabat. Di tahun 2021 per Januari, biaya masuk dengan berjalan kaki hanya 3.000 rupiah per orang, berkendara motor 8.000 rupiah per unit, dengan mobil sedan atau sejenis jeep 20.000 per unit, minibus 30.000 per unit, jika naik bus 135.000 per unit. Murah banget kan yaa... Ada juga yang ingin camping atau berkemah, kalian cukup merogoh kocek 60 ribu rupiah per orang. Sewa matras 15 ribu, sleeping bag 20 ribu. Acara api unggun jua bisa, per paket 100.000 dan fasilitas lainnya.

     Juga dilkengkapi sarana seperti musholla, toilet, outlet makanan, minuman dan oleh-oleh khas Sukabumi, gazebo dan lain-lain. Dengan biaya murah, kalian bisa menikmati pemandangan alam yang mewah, mengesankan bukan. Untuk warga luar jawa barat, khususnya saya yang berdomisili di kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur, perjalanannya lebih seru lagi. Saya cerita sedikit, saat itu di tahun 2013 bulan agustus, saya berangkat ke Kabupaten Sukabumi, kampung orang hehe.. untuk belajar di pondok pesantren Lemka (Lembaga Kaligrafi Al-Qur'an) Kabupaten Sukabumi yang dipimpin oleh ustadz Dr. KH. Didin Sirojudiin AR, M. Ag.

    Saking excited nya dan baru pertama kali mendarat dipulau jawa barat, saya mencatat perjalanan saya dari Kota asal sampai tujuan hahaha, berikut rinciannya untuk menambah informasi guys. Pagi itu dibulan agustus 2013, pukul 08.20 Waktu Indonesia bagian Tengah, berangkat dari rumah ke bandara dan sampai pada pukul 08.40 am. 09.15 berangkat lepas landas dengan pesawat Lion Air Boeing 737-900 ER dengan nomor penerbangan JT 0761 tujuan Jakarta.

    Mengudara selama 2 jam, pukul 11.15 sampai di Bandara Soekarno Hatta Jakarta. turun dari pesawat, naik Bus Damri tujuan Lebak bulus pada 11.21. Sesampainya di terminal Lebak Bulus, sholat dzuhur di musholla, nah disini cari abang tukang bakso guys, soalnya laper haha. Lalu berangkat lagi pada pukul 13.51 pm Waktu Indonesia bagian Barat dengan Bus Parung Indah tujuan Sukabumi, yang tak sebesar Bus Damri. dia lebih ke mini bus, jadi sempit-sempitan deh dengan penumpang.

    Kurang lebih menempuh perjalanan tiga setengah jam, barulah sampai di terminal Sudirman Kabupaten Sukabumi pada pukul 17.30, istirahat sholat ashar. Jam 18.30 naik Angkot warna kuning trayek 15 tujuan Lemka kelurahan Karamat kecamatan Gunung Puyuh. dan Alhamdulillah pada waktu maghrib sampailah di lemka Sukabumi. Kalau sudah di sini, kalian bisa kemana saja, termasuk Wisata Alama Pondok Halimun. Jaraknya hanya 12 Kilometer dari pusat kota atau kabupaten Sukabumi.

    Sungguh pengalaman yang indah dan berkesan ketika menelusuri jalan setapak melewati kebun teh yang hijau nan indah dan cukup luas. Saking indahnya, capek dan pegel berjalan tidak terasa. Apalagi setelah mengelilingi kebun teh, disuguhkan pemandangan air terjun dan sungai yang mengalir dari kaki gunung Gede Pangrango. Kalian bisa mandi disungainya dan pasti aman karena tidak begitu dalam hanya saja airnya sangaaaaaat dingin. jadi, kalian harus tahan ya dan jangan berlama-lama jika tidak ingin flu hehe..

    Itulah keseruan mengunjungi kampung orang haha, semoga pandemi ini segera berakhir ya.. jadi mereka yang ingin pulang kampung, bertemu keluarga.. bisa terlaksana.. aamiin



    

     
    
    

Comments

Popular posts from this blog

Bus hantu (part 3)Senyum lebar bertaring

TATA CARA SHOLAT TARAWIH DIRUMAH

Mengenal Budaya Lokal